- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
Mayat Pria ditemukan Membusuk di Gudang Kosong Pekanbaru

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Mayat seorang pria tanpa identitas ditemukan dalam kondisi membusuk di sebuah gudang kosong di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Bukit Raya, Kamis, sekitar pukul 10.00 WIB.
Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya Iptu Dodi Vivino menjelaskan, kejadian bermula saat pemilik gudang dan anaknya mendatangi gudang untuk mengukur tanah bersama pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) karena berencana akan membangun ruko.
Saat anak pemilik gudang masuk untuk mengecek listrik, ia mencium bau menyengat dan dari jauh melihat onggokan sesuatu yang berwarna hitam tepat di tengah gudang. Setelah dihampiri, alangkah terkejutnya saat mengetahui onggokan hitam tersebut merupakan mayat yang telah membusuk.
Mayat pria yang diperkirakan berusia sekitar 30 tahun tersebut ditemukan dalam kondisi terlentang dan kondisinya sudah mulai mengering. Dilihat dari kondisinya diperkirakan waktu kematiannya sudah lebih dari dua minggu.
"Benar, kita mendapatkan informasi penemuan mayat pria. Di saku kanannya ditemukan tang. Setelah menyisir di sekitar TKP, kami menemukan potongan kabel," jelas Dodi.
Berdasarkan keterangan pemilik, gudang ditinggal dalam keadaan tidak terkunci dan pintu terbuka. Selain itu listrik juga dimatikan. Gudang ditinggalkan sejak pertengahan April 2022 Ramadhan.
Masih dari keterangan pemilik, diketahui gudang terakhir disewakan ke Bentoel Group hingga Desember 2021.
Mayat pria tersebut segera dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan. Namun untuk penyebab pasti kematian belum diketahui karena tidak diautopsi.
Adapun ciri-ciri korban gigi depan ompong, menggunakan jaket orange bagian belakang bertuliskan Netherlands, menggunakan celana jeans hitam dan menggunakan tanda pengenal yang tergantung di leher dengan tulisan 'Bentoel Group Visitor 14'.
"Bagi masyarakat yang kenal dengan ciri-ciri korban, diharapkan dapat mendatangi rumah sakit Bhayangkara Polda Riau. Kini jenazah korban disimpan di lemari pendingin RS Bhayangkara Polda Riau sambil menunggu keluarga," pungkasnya. **Fira
Berita Terkait :
- Unjuk Rasa Tak Patut, Chaidir: Gubri Itu Pemimpin yang Didahulukan Selangkah, Ditinggikan Seranting0
- Kasat ResNarkoba Kuansing Ajak Mahasiswa Menjadi Agen Perubahan Dalam Memerangi Narkoba0
- Operasi Pasar Minyak Goreng Curah Murah Pemprov Riau Diserbu Warga0
- Apresiasi Gagalkan Upaya Jambret, Dishub Dan Mitra Beri Reward Jukir0
- AMPR Nyatakan Sikap, Siap Menjaga Marwah Datuk Setia Amanah0
_Black11.png)









