- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Polisi Belum Tangkap Penyerang Bersenjata dan Gunakan Senapan di Sencalang

Kantor Polsek Keritang, Kabupaten Kabupaten Indragiri Hilir. IST
Inhil, VokalOnline.Com - Pelaku penyerangan cafee AA menggunakan senjata tajam jenis parang dan senapan di Desa Sencalang, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri hilir (Inhil)-Riau belum ditangkap. Polisi dikabarkan sudah menerima laporan dari para korban persitiwa tersebut.
Sebelumnya, kejadian premanisme yang membawa senjata tajam terjadi pada Senin (14/2/2022) sore, sekitar pukul 15.00 WIB.
Saat itu, sekolompok orang membawa senjata tajam dan membawa senapan angin melakukan intimidasi kepada korbannya di caffe AA parit II Sencalang, pelaku yang berjumlah puluhan orang itu mengayunkan parang serta mengokang senapan hendak menembak korban.
Aksi peremanisme dengan membawa senjata tajam kerap terjadi di daerah tersebut. Masyarakat Desa Sincalang sudah sangat resah dah perlu dilakukan tindakan tegas oleh aparat kepolisian.
Sejumlah korban mengaku tidak berdaya ketika dianiaya, karena pelaku dilengkapi dengan senjata tajam jenis badik, parang dan sebagainya.
"Pak Kapolres, mohon bantu kami, tolonglah tangkap mereka yang suka mengancam pakai senjata tajam itu, kami juga punya keluarga dan tidak tinggal diam, kalau mereka tidak ditangkap nanti akan terjadi perang saudara disini pak," kata Supi Ati pemilik cafee AA di Sencalang yang menjadi korban pengancaman dan sudah melaporkan secara resmi ke Polsek Keritang-Inhil.
Dijelaskan Supi, dirinya melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Keritang sehari setelah kejadian. Polisi juga sudah mengambil keterangan pelapor dan sejumlah saksi atas laporan yang disampaikan kepada polisi.
"Alhamdulillah, polisi menerima laporan kami dan kami berharap pelaku bisa di hukum sesuai dengan perbuatannya," harap Supi.
Pelaku yang membawa senjata jenis senapan diketahui melakukan penembakan di cafe AA, kemudian melakukan pengokangan senjata untuk kembali ditembakkan namun keburu dirampas oleh orang yang ada di lokasi. Sedangkan pelaku yang membawa senjata tajam jenis parang mengacungkan parangnya untuk menakut nakuti korbanya.
Kapolsek Bantah Penyerangan, Mereka Saling Lapor
Kapolsek Keritang AKP Dasmon Simanjuntak SH membantah adanya penyerangan cafee AA di Desa Sencalang Kecamatan Keritang.
Dia menyebut yang ada hanya pelaku datang ke cafee AA membawa parang kemudian ada keluarganya melihat dan datang kelokasi membawa senapan.
"Saat ini korban saling lapor dan pelaku yang membawa parang serta senapan sudah di periksa dan di BAP, serta barang bukti parang dan senapan juga sudah diamankan, tidak ada peristiwa penyerangan," tegas Kapolsek Keritang melalui telepon WhatsApp, Jum'at sore (18/2/2022).
Masih kata AKP Dasmon Simanjuntak, pihaknya dalam menangani kasus ini selalu bekerja proposional.
"Semua kita layani dengan baik, dan humanis, jabatan saya sebagai taruhannya. Sabar Ya Pak, kami masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang ada di TKP masih dalam proses ya pak. Trims," tulis AKP Dasmon Simanjuntak saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.
"Kami juga berusaha melakukan mediasi untuk berdamai, korban tidak ada mengalami luka berat, namun belum ada kesepakatan masing masing pihak," sebut Kapolsek.***
Berita Terkait :
- Ahli soal Fenomena Influencer Ngajak Investasi: Hati-Hati Omongannya0
- Kasus Binomo Naik ke Penyidikan, Polisi Temukan Pidana Judi-Penipuan0
- Polisi Tangkap Tiga Penjahat Pencuri Puluhan Telepon Genggam0
- Tiga Lelaki Pencuri Kabel Ditangkap Polres Rohil,Ini Kronologinya0
- Jaksa Pastikan Berkoordinasi dengan Penyidik KPK0
_Black11.png)









