- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
Polisi Minta Warga yang Kampungnya Didatangi Harimau Mengungsi

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memasang kandang jebakan di Desa Tasik Tebing Serai, Kabupaten Bengkalis. Tujuannya menangkap harimau sumatra yang sudah beberapa kali muncul di daerah yang masuk kawasan hutan konservasi Giam Siak Kecil itu.
Sejak pertama kali menunjukkan belangnya, harimau itu sudah menyerang manusia. Korban merupakan pemasang jerat rusa yang bisa saja mengenai satwa dilindungi lainnya.
Korban kedua merupakan seekor anjing. Setelah itu, harimau mendatangi pondok tempat Marlon Tamba tinggal bersama keluarganya. Nama ini merupakan penjaga kebun yang lahannya masuk dalam hutan dilindungi.
Pemasangan jerat oleh BBKSDA Riau dikawal oleh sejumlah personel Polres Bengkalis. Kapolres AKBP Indra Wijatmiko sudah memerintah Kapolsek Pinggir Komisaris Maitertika turun ke pondok Marlon.
"Anggota sudah ke pondok yang didatangi harimau, penghuni sudah diungsikan," kata Indra, Jum'at petang, 15 April 2022.
Selain Marlon Tamba, Polres Bengkalis juga meminta warga yang merasa terancam dengan kehadiran harimau agar ikut mengungsi. Warga diminta mengungsi ke lokasi lain yang lebih aman.
Indra juga memperingatkan warga sekitar untuk tidak mengambil tindakan sendiri. Misalnya melakukan perburuan harimau karena ada sanksi pidananya.
"Warga juga diminta hati-hati saat beraktivitas di luar rumah," jelas Indra.
Sebelum memasang kamera dan kandang jebakan, personel Polres dan BBKSDA menggunakan drone untuk memantau lokasi. Setelah dirasa aman, petugas memasang kandang jebakan. ***
"Kandang jebakan diisi umpan berupa kambing," jelas Indra.
Berita Terkait :
- Manusia Masuk Habitatnya, Harimau Harus Diusir dari Rumahnya0
- Gubri Tinjau Kegiatan Padat Karya di Desa Penampi0
- Gubri Beserta Rombongan Safari Ramadhan di Kabupaten Bengkalis0
- BBKSDA Riau Pasang Kamera Jebak di Lokasi Petani Tewas Dimakan Harimau0
- Petani Tasik Tebing Serai Tewas Dimakan Harimau0
_Black11.png)









