- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Polisi Segel Sejumlah SPBU Selewengkan BBM Subsidi

Konferensi pers tindak tindak pidana penyelewengan subsidi BBM dan Migas di Polda Riau.
PEKANBARU, VokalOnline.Com -Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau dan jajaran Polres di Bumi Lancang Kuning menangkap 65 pelaku pelaku BBM bersubsidi. Sejumlah SPBU disegel karena ada oknum bermain mata dengan pelaku.
Dalam aksinya, para pelaku wisata alam menjalin kerja sama dengan operator di SPBU, juga melansir subsidi BBM. Caranya dengan merombak tangki mobil sehingga daya tampungnya lebih banyak.
Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Sunarto menjelaskan, 65 tersangka merupakan tangkapan dalam beberapa bulan terakhir. sebagiannya sudah ada yang diserahkan ke jaksa untuk disidangkan.
"Yang masih penyidikan itu masih banyak, yang ada di belakang ini (dihadirkan)," kata Sunarto Disertakan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Besar Ferry Irawan, Senin siang, 26 September 2022.
Sementara Ferry menjelaskan, jumlah tersangka dalam aksinya, setelah merombak tangki mobil, berkeliling ke sejumlah SPBU. Setelah terkumpul banyak, carilah ke suatu tempat.
Para tersangka kemudian menjual subsidi BBM dengan harga subsidi BBM atau industri. Dalam penjualan itu, mendapatkan keuntungan jutaan rupiah.
Selain lansiran, ada juga kerjasama dengan operator SPBU. Biasanya, aksi ini terjadi pada pagi hari atau saat malam hari atau ketika masyarakat tidak mengantri di SPBU.
"Bagi yang kedapatan, SPBU-nya sudah disegel untuk penyidikan," tegas Ferry.
Terkait ini, Ferry menghimbau SPBU memasang CCTV agar pemilik ataupun manajer mengetahui tindakan anak buah. Manajer juga diminta untuk aktif secara langsung.
Dalam kasus ini, penyelidikan 37.147 liter BBM jenis subsidi solar. Selanjutnya 38 unit mobil, baik roda 4 ataupun roda 6, 5 unit sepeda motor, uang Rp17 juta, 24 drum besi dan nomor selang. (syu)
Berita Terkait :
- Puluhan Kerbau di Kampar Mati Mendadak0
- Polda Riau Tangkap Pengoplos Gas Elpiji0
- Kajati Riau Berikan Tausiah Kepada Pegawai0
- PWI Riau Kembali Gelar UKW Gratis untuk 7 Kelas 0
- Polwan Penganiaya Warga Dipenjarakan0
_Black11.png)









