- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
Ridwan Kamil Pulang ke RI, Perwakilan Keluarga Lanjut Pantau Pencarian Eril ko

Jakarta, VokalOnline.Com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beserta keluarga saat ini sudah pulang ke Indonesia. Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di Sungai Aare, Swiss, kini lanjut dipantau oleh pamannya.
"Ridwan Kamil dan keluarga kembali ke Indonesia, pada Kamis sore (2/6) untuk menjalankan tugas sebagai Gubernur Jawa Barat," bunyi keterangan KBRI Bern yang dilihat, Jumat (3/6/2022).
Perwakilan keluarga yang memantau adalah paman Eril yakni Elpi Nazmuzaman. KBRI Bern mengatakan Elpi tiba di Swiss pada Rabu (1/6).
"Pemantauan upaya pencarian, koordinasi dengan KBRI Bern, dan komunikasi dengan otoritas Swiss akan terus dilanjutkan oleh Paman Eril, Bapak Elpi Nazmuzaman beserta wakil keluarga yang telah tiba di Bern pada hari Rabu (1/6)," katanya.
Pencarian Libatkan Anjing Pelacak Diketahui, tim SAR Bern saat ini masih terus mencari Eril. Hari ini, tim SAR akan melibatkan anjing pelacak menyusuri Sungai Aare untuk mencari Eril.
"Upaya pencarian intensif akan terus dilanjutkan besok Jumat (3/6) dengan tambahan dukungan anjing pelacak," ucap KBRI Bern.
KBRI Bern mengatakan metode pencarian Eril pada Kamis (2/6) kemarin mengerahkan patroli darat, patroli perahu, dan penerbangan drone. Penyelam tidak dilibatkan saat pencarian hari ke-7 itu karena derasnya arus sungai.
"Penyelam tidak dapat dikerahkan karena pertimbangan derasnya arus Sungai Aare hari ini. Fokus pencarian hari ini adalah di area Marzili hingga pintu air Engehalde, serta patroli di area antara Schwellenmaetelli hingga Wohlensee," jelasnya.
Diketahui, KBRI Bern mendapatkan kabar hilangnya Eril di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, pada Kamis (26/5) pukul 11.24 waktu Swiss. Menurut penjelasan Kepolisian, Eril mengalami situasi darurat pada saat berenang. **Fira
Berita Terkait :
- Bendahara PBNU : Ini Persoalan Saya Dengan Haji Isam0
- Mobil Listrik Bukan Satu-Satunya Cara Untuk Penuhi Target Emisi CO20
- Tilang Pakai Kamera HP, Polisi Perlu Kantongi Surat Tugas0
- AMPR Nyatakan Sikap, Siap Menjaga Marwah Datuk Setia Amanah0
- Polisi Diminta Ungkap Actor Pemukulan Wartawan Meranti Ali Imran0
_Black11.png)









