- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Satu Unit Kapal Nelayan Karam Diperairan Sinaboi
1 Ditemukan Tewas, 2 Dalam Pencarian, 1 Ditemukan Selamat

Rohil, VokalOnline.Com - Gelombang dan Angin kencang, Sabtu (5/3/2022) Jam 21.00 WIB di perairan Sungai Nyamok Sinaboi Rohil Riau menyebabkan 1 kapal milik nelayan karam di hempas ombak di perairan Sinaboi.
4 orang ABK pekerja tiang bubu milik Acai ini baru saja selesai bekerja dan pindah ke kapal ikan yang di nakodai (tekong sebutan warga Tionghua) Irham (46) warga Raja Bejamu Sinaboi untuk pulang ke bangliau di Sungai Nyamok.
Tapi sayang dalam perjalanan angin kencang gelombang tinggi membuat kapal kayu itu terbalik dan 4 nelayan warga Raja Bejamu Sinaboi ini masing-masing Atan (60) ABK), Irham (46) (Nakoda/tekong), Nikmat Goltum (65), Muhaisin (43 ) dan Atan (60) hanyut dibawa gelombang laut.
Atan (60) beruntung dapat menyelamatkan diri bergantung di tiang bubu, sedangkan 3 rekanya Irham (46), Nikmat Goltum (65) dan Mukhaisin (43) hilang tenggelam. Dapat informasi kapal karam, Penghulu Raja Bejamu Musfar dan nelayan tempatan bersama nelayan lainnya menemukan keberadaan ABK kapal di tempat tersebut.
Minggu (6/3/2022) akhirnya jasad Nikmat Goltum (65) menemukan tersangkut jaring bubu ikan milik Sorbaini Nasution lalu diserahkan ke darat dan diserahkan kepada pihak keluarga. Sedangkan 2 ABK lainnya saat ini masih dalam pengembangan di pesisir perairan Sinaboi. Penghulu Raja Bejamu Musfar, Minggu (6/3/2022) menyebutkan ada 4 warga Raja Bejamu karam di perairan Sungai Nyamok Sinaboi Sabtu (5/3/2022) Jam 21.00 WIB kemaren.
" Empat warga Raja Bejamu berprofesi nelayan itu mengalami naas dan karam di laut, Sabtu (5/3/2022) Jam 21.00 WIB kemaren, hari Minggu (6/3/2022) di temukan satu orang atas nama Nikmat Goltum (65) dalam kondisi tak bernyawa tersangkut di jaring ikan. Dua warga atas nama Irham (46) dan Mulhaisin (43) lbelum ditemukan, " terang Musfar.
" Pencarian Irham dan Mukhaisini masih dilakukan, harapan kita kedua ABK ini dapat ditemukan, mohon doanya," harap Musfar Minggu (6/3/2022) Jam 21.30 WIb malam ini melalui sambungan seluler.
Sementara itu, Kapolsek Sinaboi AKP Evi Hermanto membenarkan adanya kecelakaan laut di perairan Sinaboi Rohil. "Benar, pencarian yang dilakukan, peristiwa ini terjadi saat angin dan gelombang laut tinggi di perairan Sinaboi, kebetulan ini terjadi," ucap Evi Hermanto. (Yan)
Berita Terkait :
- Antisipasi Banjir, Alat Berat DLH Diturunkan0
- Rapat Perdana PWMOI Bengkalis0
- Pengurus LAMR Kecamatan Diundang ke Bagansiapiapi, Ini Dia Kegiatanya0
- Bupati Bengkalis Takziah ke Rumah Duka Almarhumah Rindayu0
- Program Unggulan Bupati Bengkalis Layanan Dukcapil Terintegrasi 0
_Black11.png)









