- Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika di Hotel Grand Tembilahan, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Indragiri Hilir Gelar Apel Gabungan Peringati Hari Buruh sedunia 2026
- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
Serunya Wisata Tidur di Sawah

Selain pemandangan yang menawan destinasi ini menyediakan tempat untuk bermalam di sawah, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (foto: Digtara)
Vokalonline.com- Dilansir dari CNN Indonesia -- Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, memperkenalkan kawasan wisata berkonsep 'tidur di sawah' yang berada di Dusun Pamah Simelir, Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai dengan panorama keindahan alam dan udara yang sejuk.
Pengelola objek Wisata Tidur Sawah, Ferdinan, di Langkat, Rabu (17/3), mengatakan, kawasan persawahan yang dikelilingi hutan Bukit Barisan Taman Nasional Gunung Leuser itu disulap menjadi objek wisata alam dan keluarga karena udaranya yang sejuk, baik saat siang maupun malam hari.
Kawasan wisata 'tidur di sawah' itu dikelola oleh BUMDes Ersada Arih dan pemilik lahan dengan konsep bagi hasil."Berbagai fasilitas yang memanjakan pengunjung ada di sini, mulai tenda penginapan dengan kapasitas 15 tenda, kolam renang, wifi, musolah, air bersih, kantin, semuanya disiapkan pengelola," katanya seperti yang dikutip dari ANTARA.
Ia mengatakan untuk Maret saja tempat sudah habis di pesan oleh mereka yang ingin menginap. Mereka datang dari Kota Medan, Kota Binjai, Deli Serdang, Tanjung Balai, maupun warga Langkat sendiri.
Tiket masuk ke kawasan wisata itu cukup terjangkau, yakni hanya Rp5.000 per orang dan bila menginap memakai tenda harganya hanya Rp75 ribu saja.
Kawasan wisata 'tidur di sawah' ini mudah dijangkau, baik dengan mengendarai sepeda motor maupun kendaraan pribadi tepatnya di pinggir jalan umum menuju perbatasan Kabupaten Tanah Karo dengan Kabupaten Langkat.
Salah seorang pengunjung, Heri Widiyanto, saat ditemui di lokasi itu mengungkapkan sungguh tepat bila bermalam di kawasan wisata tersebut.
"Udara dingin malam, sejuknya air pegunungan memberi kemanjaan buat kita untuk berlama-lama di kawasan ini. Maunya berlama-lama di sini menikmati panorama alam dan udara yang sejuk," katanya.
(ard)
Berita Terkait :
- Pengurus Ditangkap, LSM George Soros Protes Junta Myanmar0
- BIN Australia Memutuskan Setop Gunakan Ekstremisme Islam0
- Gadis Myanmar Tertembak Aparat Saat Sedang Berbelanja0
- Pria Bersenjata Ditangkap Dekat Rumah Wapres AS0
_Black11.png)









