- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
Tingkatkan Kemandirian PT RAPP Bekali Petani dengan Pelatihan Agribisnis

PELALAWAN, VokalOnline.Com - Upaya pengembangan dan peningkatan kemampuan petani terus digencarkan Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Grup APRIL. Salah satunya melalui program Pelatihan Dasar Agribisnis bagi petani binaan yang dilaksanakan selama 3 hari pada 15-17 November 2022 di Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT) RAPP, Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) Kabupaten Pelalawan Tengku Nahar mengatakan program pelatihan yang dilakukan oleh PT RAPP menjadi motivasi bagi para petani hortikultura dan perikanan sehingga bisa meningkatkan bisnisnya.
"Kami mendukung segala kegiatan yang diselenggarakan oleh PT RAPP ini untuk kebaikan masyarakat dan pemerintah daerah siap untuk senantiasa berkolaborasi dengan perusahaan," ujar Tengku Nahar.
Sementara itu, Manajer Operasional CD PT RAPP Sundari Berlian menjelaskan program pendampingan pertanian bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pendapatan yang berujung pada kemandirian para petani.
"Petani tidak cukup hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri, namun juga harus memiliki kemampuan untuk menangkap peluang bisnis yang ada, lalu kita lakukan pembinaan," jelas Sundari.
Diharapkan melalui pelatihan ini, para petani dapat menjalankan praktek pertanian yang lebih baik, menghasilkan produk berkualitas, meningkatkan pendapatan dan dapat langsung dijual ke konsumen.
Salah satu peserta petani dari Kabupaten Pelalawan, Rini (42) mengatakan pelatihan ini sangat bermanfaat untuk para petani. Sebab, ilmu yang dibagikan bisa diterapkan di lahan pertanian miliknya.
"Banyak ilmu baru yang kami dapatkan seperti tentang cara bercocok tanam yang baik, membasmi hama dan tentang budidaya ikan. Pelatihan ini memberikan kami motivasi untuk lebih baik ke depannya," kata Rini.
Program agribisnis yang dijalankan oleh grup APRIL ini merupakan salah satu perwujudan komitmen transformatif APRIL2030 untuk mendukung tujuan pembangunan keberlanjutan (sustainable development goals/ SDGs) di tahun 2030.
Komitmen tersebut antara lain kemajuan inklusif dalam upaya mengurangi angka kemiskinan ekstrem dalam radius 50 kilometer dalam wilayah operasional grup APRIL. (*)
Berita Terkait :
- Pemprov Riau Serius Tangani Masalah Jalisbon Pelalawan0
- Kegiatan TMMD Ke 115 Teluk Meranti Resmi Ditutup 0
- Polres Pelalawan Ungkap Penemuan Mayat dan Pelaku Pembunuhan0
- Jelang Penutupan Satgas TMMD Ke 115 Kodim 0313/KPR Bersihkan Puing Sisa Pengerjaan Jalan0
- Jelang Penutupan, Beberapa Sasaran Fisik TMMD Ke - 115 Rampung 100 Persen0
_Black11.png)









