- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
TPU Ambon Longsor,Jenazah Hanyut

ilustrasi jenazah/Liputan6.com
Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- Taman Pemakaman Umum (TPU) Ambon, Maluku, longsor dan menyebabkan seorang jenazah yang diidentifikasi bernama Wa Laba (81) hanyut ke laut.
Kasubag Humas Polres Kota Ambon Ipda Izaac Leatemia mengatakan lahan makam umum yang longsor itu akibat abrasi pada bagian bawah makam umum yang berada diatas saluran air atau gorong-gorong yang terhubung ke laut mengakibatkan jenazah hanyut terbawah arus air dan terapung di pantai Waihaong.
"Dari hasil penyelidikan di TKP ditemukan kain kafan, sehelai rambut, kapas dan bekas kulit yang menempel pada kain kafan di bawah makam yang terhubung dengan saluran air dan di mulut gorong-gorong,"ujar Isaac melalui pernyataan resmi, Kamis (1/4).
Sebelumnya, warga pesisir pantai Waihaong, Kecamatan Nusaniwe, Ambon sempat dihebohkan temuan mayat tanpa busana mengapung di pantai pada Selasa (30/3).
Jenazah itu pertama kali ditemukan dua pelajar Danu Pais (14) dan Muhamad Faisal (12) yang hendak bepergian ke pantai untuk mandi air laut namun menemukan jenazah hanyut sekitar 50 meter dari taman pemakaman umum pukul 15.30 WIT.
Mereka mengira seekor binatang mengapung saat mendekati ternyata sesosok mayat berjenis kelamin perempuan, mereka pun memberikan peristiwa penemuan mayat kepada warga. Warga pun langsung bergegas ke pantai.
Pukul 15.50 WIT Kapolsek Nusaniwe Iptu Vergie Syahailatua, Kasat Shabara AKP Je de Fretes dan KA SPK Ipda Nismon dan anggota tiba di lokasi langsung mengevakuasi jenazah ke RSUD Haulussy untuk dilakukan otopsi.
Per Rabu (31/3) malam sekitar pukul 22.32 WIT warga menggali makam almarhumah Wa Laba (81) warga asal RT 004 RW 003 Kelurahan Waihaong Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. Dari hasil penggalian itu, mereka tak menemukan jenazah almarhumah.
Sebelum penggalian makam pihak keluarga juga melakukan koordinasi dengan tokoh-tokoh agama dan masyarakat kelurahan Waihaong dan Silale, namun sang ibu tidak berada di liang kubur.
Keluarga yakin bahwa temuan mayat di sekitar bibir pantai itu Wa Laba dan memutuskan menguburkan almarhumah di TPU yang baru.
"Almarhumah disalatkan, dikafani lalu di kuburkan pada Kamis dini hari (1/4) pukul 02.30 WIT,"kata Basri menjelaskan.
Adapun dokter Forensik RSUD Haulusy William mengatakan bahwa mayat tersebut telah mengalami pembusukan (penyabunan/pelilinan) di dalam tanah bukan dalam air laut.
"Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh jenazah,"ujar William melalui pesan singkat, Kamis (1/4).
(sai/kid)
Berita Terkait :
- Usai Diserang Mabes Polri Dijaga Ketat,Anjing K9 Diterjunkan0
- Diterjang Angin Kencang 73 Gardu Listrik di Samosir Rusak0
- Kutub Utara Menjadi Lokasi Latihan Perang Rusia0
- TOK WAN HARIA MENUNGGU RINDU0
- Mabes Polri Diserang, Terdengar Beberapa Kali Tembakan0
_Black11.png)









