- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Pemko Akhirnya Teken MoU KUA PPAS APBD Perubahan 2022 Rp 2,5 T
DPRD Pekanbaru

PEKANBARU , VokalOnline.Com - DPRD Pekanbaru akhirnya menggelar Rapat Paripurna MoU KUA PPAS APBD Perubahan 2022, Selasa (27/9/2022).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST, di dampingi tiga wakilnya Ginda Burnama ST, T Azwendi Fajri SE, Ir Nofrizal MM, serta para anggota dewan lainnya.
Sementara dari Pemko Pekanbaru hadir Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun, Sekko HM Jamil, dan kepala OPD terkait.

Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST menjelaskan, bahwa hasil kesepakatan MoU KUA PPAS APBD Perubahan 2022 antara DPRD Pekanbaru dengan Pemko, sebesar Rp 2,5 triliun.
"Dari angka tersebut, tidak ada penambahan di anggaran perubahan ini. Kenapa tidak bertambah, karena kemampuan kita tak bisa. Kan nggak mungkin kita paksakan," kata Sabarudi usai Paripurna.

DPRD Pekanbaru bersama Pemko, tidak bisa memaksakan penambahan anggaran. Meski pada APBD Murni 2022 kemarin disahkan Rp 2,560 triliun.
"Bisa-bisa kalau dipaksakan, nambah hutang tunda bayar. Bagus kita pahit-pahit dari sekarang.
Biar berjalannya bagus ke depan," terangnya.

Diusulkan pertama, anggaran perubahan 2022 Rp 2,7 triliun. Namun tidak disetujui Pemprov Riau.
Disinggung tahapan selanjutnya Paripurna APBD Perubahan 2022 ini, Sabarudi menegaskan, bahwa sesuai jadwalnya, pihak DPRD Pekanbaru terkejar mengesahkan APBD Perubahan 2022 ini, sebelum tanggal 30 September.

"Insya Alloh terkejar. Setelah MoU ini, kita nota, lalu Paripurna Pandangan Fraksi, Jawaban Pemerintah, terakhir pengesahan APBD Perubahan 2022 Pada Jumat (30/9/2022)," paparnya.
Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun usai Paripurna menegaskan, angka Rp 2,5 triliun ini, memang tak bertambah dari yang lama. Kenapa tidak bertambah, karena PAD Kota Pekanbaru tak sanggup.

"Makanya, kita menghindari tunda bayar tahun depan. Kita bersepakat dengan DPRD, angka ini.
Bagaimana kita mengeluarkan kegiatan yang tak strategis. Memang ada DAU dan dana bagi hasil," jelasnya.
Diakuinya, target PAD 1 triliun, itu merupakan target nonsen. Ke depan, Pemko hanya mematok target realistis saja.

"Kita ril saja, sehingga tahun depan bisa maksimal. Tidak ada penambahan kegiatan baru. Cuma di perubahan ini ada penambahan dana OP (operasional) Rp 10 miliar untuk jalan rusak,"
sebutnya. (rLS/*)
Berita Terkait :
- Gubri Syamsuar Melakukan Kunjungan ke Universitas Al-Azhar di Kairo-Mesir0
- Polisi Segel Sejumlah SPBU Selewengkan BBM Subsidi0
- Puluhan Kerbau di Kampar Mati Mendadak0
- Polda Riau Tangkap Pengoplos Gas Elpiji0
- Kajati Riau Berikan Tausiah Kepada Pegawai0
_Black11.png)









