- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
Airlangga Apresiasi Dukungan Dan Kerja Sama Bilateral Dengan Singapura

Jakarta, VokalOnline.Com -Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi Pemerintah Singapura atas dukungan berkelanjutan untuk Indonesia selama pandemi COVID-19, serta kerja sama bilateral kedua negara yang telah berkembang pesat selama masa kepemimpinan Perdana Menteri Lee Hsien Loong.
PM Lee Hsien Loong telah menyerahkan tampuk kursi kepemimpinan Singapura kepada Menteri Lawrence Wong yang terpilih sebagai Pemimpin Partai Aksi Rakyat (PAP) tim generasi keempat (4G) dan pada waktunya akan menjadi penerus sebagai Perdana Menteri Singapura.
“Sebagai mitra utama dalam investasi dan perdagangan, kami berharap dapat meningkatkan perdagangan dan investasi bilateral kami ke tingkat yang lebih tinggi dari sekarang, setelah pandemi terkendali dan karena ekonomi kami terus pulih," kata Airlangga dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan Indonesia terus memperbaiki iklim investasi dan melakukan reformasi seperti melalui Undang-Undang Cipta Kerja dan Sistem Online Single Submission (OSS).
Terkait dengan kerja sama investasi dan perdagangan kedua negara, total aliran modal asing (FDI) dari Singapura pada tahun 2021 tercatat senilai 9,3 miliar dolar AS dengan lebih dari 16.760 proyek. Sementara itu, volume perdagangan bilateral pada tahun lalu mencapai 27 miliar dolar AS.
Sebelumnya dalam kesempatan yang berbeda, Airlangga berbicara di Sesi Dialog 3G (Global Governance Group) dan mendorong anggota 3G untuk memperkuat upaya mengatasi krisis global saat ini di bidang pangan, energi, dan keuangan.
“Sebagai salah satu dari enam anggota Champion Group of the Global Crisis Response Group (GCRG), Indonesia yakin grup tersebut dapat memberikan hasil nyata dan memperkuat kerja sama lebih lanjut di antara negara-negara yang terkena dampak dalam tanggapan bersama terhadap krisis global,” ujarnya.
Isu-isu yang sedang berlangsung ini, kata dia, juga menjadi agenda prioritas untuk Kepresidenan G20 Indonesia tahun ini karena Working Group G20 yang relevan akan menyambungkan hasil mereka dengan program-program GCRG.
“Kami nantikan kehadiran PM Lee di KTT G20 Bali, bulan November mendatang,” ucap dia. **Fira
Berita Terkait :
- BPK Temukan DKI Kelebihan Bayar Gaji Dan Belanja Barang Pada 20210
- Menkeu Sebut Anggaran Perlinsos Capai Rp441,3 Triliun Pada 20230
- Penerbangan Umrah Di Bandara Soekarno-Hatta Terus Naik0
- BNI Komit Dengan KB Kookmin Bank Untuk Perluas Bisnis Internasional0
- Harga Minyak Sawit Turun Tipis, Menunggu Kepastian Kuota Ekspor Minyak Sawit0
_Black11.png)









