- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Atlit dan Siswa Berprestasi di Berikan Bonus, PJ Bupati Kampar

Teks Foto, Pj Bupati Kampar Muhammad Firduas Foto Bersama Dengan Musfida dan Atlit Berprestasi menyerahkan secara simbolis bonus kepada lima atlet National Paralympic Committee (NPC) asal Kabupaten Kampar yang meraih medali pada ajang ASEAN Paragames Kamboja, di aula Rumah Dinas Bupati Kampar, Kamis (15/6/2023).
BANGKINANG KOTA,Vokalonline.Com-Penjabat Bupati Kampar Muhammad Firdaus menyerahkan
secara simbolis bonus kepada lima atlet National Paralympic Committee (NPC)
asal Kabupaten Kampar yang meraih medali pada ajang ASEAN Paragames Kamboja, di
aula Rumah Dinas Bupati Kampar, Kamis (15/6/2023).
Selain bonus untuk para atlet difabel, orang nomor satu
di Kabupaten Kampar itu juga menyerahkan beasiswa untuk Putri Ariani yang
menghentak dunia melalui ajang America's Got Talent (AGT) ke-18 beberapa hari
lalu.
Putri yang juga cucu pemilik Rumah Makan Tapak Lapan
Bangkinang Almarhum H Syofyan itu sukses memperoleh golden buzzer dari Simon
Cowell. Putri Ariani berhasil memukau para juri berkat suara indahnya di atas
panggung AGT
Pj Bupati Kampar Firdaus mengatakan Pemkab Kampar
mengucurkan bonus yang jumlahnya bervariasi. Untuk peraih medali emas diberikan
bonus Rp 50 juta untuk satu keping medali emas. Kemudian bagi peraih medali
perak dihargai Rp 35 juta untuk satu keping medali perak. Untuk medali perunggu
diberikan bonus Rp 25 juta untuk satu medali perunggu.
Sedangkan untuk Putri Ariani yang telah membuat bangga
bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Kampar diberikan beasiswa Rp50 juta.
Karena Putri belum bisa pulang ke Kampar, Pj Bupati Kampar menyerahkan bea siswa
kepada perwakilan keluarga yang diterima paman Putri, Wendi.
Adapun rincian bonus yang diperoleh atlet NPN, untuk
Zaki Zulkarnain dari cabang renang yang meraih sebanyak 6 medali dengan rincian
4 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu. Zaki total diberikan bonus sebanyak Rp
295 juta.
Selanjutnya, Rino Saputra yang meraih 4 medali dengan
rincian 1 medali perak dan 3 perunggu mendapatkan bonus Rp 110 juta.
Selanjutnya Syuci Indriani yang juga dari cabor renang
meraih 6 medali, dengan rincian 3 medali emas dan 3 perak dengan total bonus Rp
255 juta.
Perenang lainnya Ramhad Tulloh meraih 1 medali perunggu
dengan bonus Rp 25 juta. Bonus juga dikucurkan kepada pebulu tangkis Leani
Ratri Oktila Cabor yang meraih 3 medali emas sehingga Ratri menerima Rp 150
juta.
Hanya saja Zaki Zulkarnain dan Leani Ratri Oktila
berhalangan hadir karena masih berada di Solo dan luar negeri.
Total uang yang dikucurkan kepada lima orang atlet NPC
asal Kampar dan Putri Ariani sebesar Rp 885 juta.
Firdaus mengatakan bahwa prestasi yang diraih atlet NPC
Kampar dan Putri Ariani sangat membanggakan Kabupaten Kampar.
Bonus dan beasiswa yang diberikan ini diharapkan Pj
Bupati Kampar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan akan menjadi motivasi untuk
menambah prestasi baik di ajang nasional maupun internasional.
"Tentunya dengan ada prestasi, yang lain ada
terpacu. Kalau berprestasi lagi, kita kasih bonus lagi," kata mantan
Kepala Biro Tata Pemerintahan dan Otda Setdaprov Riau itu.
Ia berharap anak-anak Kabupaten Kampar dapat mengikuti
jejak atlet NPC yang telah berprestasi seperti Leani Ratri Oktila yang telah
beberapa kali menjadi juara dunia.
Ia juga berharap bisa segera bertemu Putri. "Saya
banyak lihat Putri main piano di depan Presiden dan KSAD, dan kami sampaikan ke
keluarga seandainya Putri pulang, datang ke sini," ulas Firdaus.
Sementara itu, Ketua NPC Kabupaten Kampar Zulkifli
dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Pj Bupati Kampar dan
Pemkab Kampar yang telah menyambut kedatangan atlet NPC Indonesia asal
Kabupaten Kampar.
"Ini kehormatan luar biasa insan olahraga difabel
di Kampar. Saya sebagai insan olahraga dan penyandang difabel merasa bahagia
karena ini salah satu cara mengangkat harkat martabat kaum difabel di
Kampar," ujar Zulkifli.
Ia berharap akan ada lagi atlet-atlet NPC Kabupaten
Kampar yang meraih prestasi internasional sekaligus mendapatkan jaminan
kehidupan seperti Leani Ratri Oktila dan Zaki Zulkarnain yang kini telah
berstatus sebagai pegawai negeri sipil di Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Menurutnya, pada iven ASEAN Paragames di Kamboja, 3-9
Juni lalu, Kabupaten Kampar pantas berbangga karena lima orang atlet NPC asal
Kampar terpilih memperkuat Kontingen Indonesia.
Dari 40 medali yang diraih atlet nasional asal Provinsi
Riau, lebih separuhnya disumbangkan oleh atlet asal Kabupaten Kampar yakni
menyumbangkan sebanyak 21 keping medali. "Dari delapan belas medali emas
yang disumbangkan atlet asal Riau, sepuluh medali emas dari Kampar," beber
Zulkifli.
Sementara dari 12 medali perak, enam disumbangkan oleh atlet Kampar. Begitu juga diperolehan perunggu, dari sepuluh medali perunggu, lima diraih oleh atlet asal Kampar.
Berita Terkait :
- 21 Personil Damkar Padamkan Api di Desa Penyasawan Rumbio 0
- PJU-TS Menerangi Jalan Pulau Birandang, 425 di Riau, Kampar 175 Berkat Kemitra Edi Tajung dan EBTKE0
- Pelaku Penggelapan Sawit di Kampar Divonis 2,5 Tahun Penjara0
- Bantuan Membuat Rumah Terang, H Nurzahedi Anggota DPR RI Berikan I69 Meteran Gratis di Kampar0
- Program BPBL Sasar 980 Rumah Tangga di Riau, Kampar Tersambung 169 di14 Kecamatan0
_Black11.png)









