Personel Polres Kampar Diduga Pukuli Remaja Tunanetra

Publisher Vol/Syu Hukum
04 Mar 2022, 13:58:21 WIB
Personel Polres Kampar Diduga Pukuli Remaja Tunanetra

Ilustrasi. IST


Pekanbaru, VokalOnline.Com - Polres Kampar kembali menjadi perhatian. Setelah baliho warga Muhammadiyah meminta Ajun Komisaris Besar Rido Purba dicopot sebagai Kepala Polres Kampar, kini sejumlah anggotanya dikabarkan memukul remaja tunanetra pada Sabtu malam, 26 Februari 2022.

Warga Kabupaten Kampar, Chandra mengaku telah dipukul tiga kali oleh personel Polres. Begitu juga dengan temannya, Rendi, yang disebut mengalami pemukulan hingga enam kali di wajah dan perut. Apa sebab?

Kejadian bermula ketika dua remaja 19 tahun itu menjemput barang di Bangkinang. Keduanya naik sepeda motor Yamaha Mio dari Kecamatan Salo dengan jarah tempuh 15 kilometer.

Pada malam itu, sejumlah personel Polres Kampar berpatroli mengantisipasi balap liar di depan rumah dinas Bupati Kampar, Jalan Ahmad Yani. Keduanya diberhentikan karena tak memakai helm.

Rendi kaget melihat petugas di depannya lalu berusaha kabur dari hadangan personel Polres Kampar. Sepeda motornya disebut menyenggol sepeda motor polisi hingga kaca spion petugas tadi patah.

"Pak polisi tadi marah dan wajah sebelah kiri saya ditampar, lalu perut saya dipukul," kata Rendi.

Chandra yang berada di boncengan tak luput dari amarah petugas. Dia mengaku dipukul tiga kali di bagian kepala, lalu sepeda motor kedua remaja ini dibawa ke Polres untuk ditilang.

Keduanya lalu dijemput orang tua Rendi ke Polres, sementara sepeda motor tinggal dan baru bisa diambil kalau surat-suratnya dibawa ke Polres. Belakangan, barulah polisi yang memukul tadi mengetahui kalau Chandra mengalami masalah penglihatan. (syu)

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment