- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
- Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
Raksasa Teknologi Bentuk Forum Metaverse

Jakarta, VokalOnline.Com - Perusahaan teknologi antara lain Microsoft dan Meta membentuk forum metaverse untuk mendukung pengembangan dan standar teknologi tersebut.
Grup tersebut bernama Metaverse Standards Forum, dikutip dari Reuters pada Rabu, terdiri dari perusahaan besar yang bergerak dalam bidang pembuatan chip sampai game. Mereka juga membentuk World Wide Web Consortium (W3C) untuk mengatur standar teknologi.
Forum tersebut berfungsi sebagai fasilitator komunikasi diantara perusahaan teknologi dan organisasi untuk menghasilkan "komptabilitas dunia nyata" di metaverse.
Apple, yang diramalkan akan menjadi salah satu pemain besar metaverse, tidak ikut forum tersebut. Selain Apple, perusahaan gaming Niantic dan Roblox, dan perusahaan aset kripto The Sandbox dan Decentraland juga tidak ikut.
Grup Metaverse Standards Forum dipimpin oleh Neil Trevett, seorang pejabat di Nvidia. Dia mengatakan perusahaan mana pun bisa bergabung dengan forum tersebut, termasuk mereka yang bergerak di bidang aset kripto.
Perusahaan teknologi berlomba-lomba mengembangkan metaverse untuk berbagai penggunaan. Facebook sejak tahun lalu berganti nama menjadi Meta ketika mereka memutuskan untuk menyelami metaverse.
Mereka sedang mengembangkan perangkat headset berbasis mixed-reality yang disebut "Cambria", diperkirakan meluncur tahun ini.
Apple dikabarkan sudah memberikan bocoran sekilas kepada dewan perusahaan sebuah perangkat headset, meski belum mengumumkan kepada publik. **Fira
Berita Terkait :
- Instagram Perpanjang Durasi Reels0
- 25 Agustus 2022, Ini Enam Daerah Di Sumut Akan Berhentikan Siaran TV Analog0
- Kominfo Perbarui Daftar Televisi Yang Bisa Tangkap Siaran TV Digital, Cek Daftarnya di Sini0
- Migrasi Penyiaran Televisi, Ini Peta Jalan TV Digital0
- Begini Cara Mendapatkan SBT Gratis Dari Pemerintah0
_Black11.png)









