- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
H.Sulaiman SS.MH Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di Ponpes Bidayatul Hidayah

Rohil, VokalOnline.Com - Ponpes Bidayatul Hidayah (BHD) di Simpang Benar Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih melaksanakan Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2022, Sabtu (22/10/2022).
Upacara di halaman Ponpes BHD diikuti ribuan santri dan turut dihadiri Wakil Bupati Rohil H Sulaiman SS MH san undangannlainya.
Wabup Rohil H Sulaiman mengatakan Presiden RI, Joko Widodo melalui Keputusan
Presiden Nomor : 22 Tahun 2015 menetapkan 22 Oktober Hari Santri Nasional.
Menurut H.Sulaiman SS.MH, 22 Oktober merujuk tercetusnya "Resolusi Jihad" berisi fatwa fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.
" Resolusi Jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik 10 Nopember 1945 yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan,sejak ditetapkan Tahun 2015, setiap tahun di peringatan Hari Santri Nasional dengan tema yang berbeda-beda, " Ucap Wabup Rohil ini.
" Ttahun 2022 ini, peringatan Hari Santri Temanya Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan," Aku H.Sulaiman SS MH yang merupajan mantan santri di sebuah Ponpes di Pulau Jawa ini.
Meburutnya maksud tema Berdaya Menjaga Martabat
Kemanusiaan lanjut bahwa santri dalam perjalanab sejarahan tmaktif di setiap fase perjalanan Indonesia.
" Ketika Indonesia memanggil, santri tidak pernah mengatakan tidak karena Santri siap sedia mendarma baktikan hidupnya untuk bangsa, negara dan menjaga menjunjung tinggi martabat kemanusiaan," Sku Wabup Rohil ini.
" Santri hendaklah selalu menjunjung tinggi nilai- nilai agama,nilai-nilai kemanusiaan senantiasa berprinsip menjaga martabat kemanusiaan adalah esensi ajaran agama," Ajak H Sulaiman SS MH.
Peringatan Hari Santri bukanlm milik santri semata,adalah milik kita semua,semua komponen bangsa mencintai tanah air adil makmur.
Di Surabaya, Resolusi Jihad digelorakan Kiai Hasyim Asy'ari untuk membakar semangat pemuda- pemuda Surabaya melawan Belanda, di Semarang pecah pertempuran lima hari para santri berada di garda depan perjuangan saat itu.
Pada masa Indonesia memproklamirkan sebagai negara merdeka, santri tidak absen, KH. Wahid Hasyim, ayah KH Abdurrahman Wahid, salah sereang santri turut terlibat aktif dalam pemerintahan di awal-awal kemerdekaan paparnya.
Pasca kemerdekaan Indonesia santri lebih semangat memenuhi panggilan Ibu Pertiwi, tidak asyik dengan diri sendiri dan terlibat aktif di Politik, pendidikan, sosial, ekonomi dan ilmu pengetahuan, selain juga agama.
" asantri itu dapat menjadi apa saja, santri tidak lupa tugas utamanya, menjaga agama,sabtri selalu mengedepankan nilai-nilai agama dalam setiap perilakunya,juga adalah mata air yang selalu mengalirkan inspirasi-inspirasi menbabfun negeri, " Ucap Wabup Rohil ini.(HY)
Berita Terkait :
- Polisi Temukan Alat Hisap Sabu Dimobil Yang Dirampok JS Warga Bagan Sinembah 0
- Satuan Reserse Narkoba Polres Rohil Bekuk Empat Pemuja Narkoba0
- Gubernur, Danrem 031 Wira Bima,Kapolda Riau Panen Raya Padi di Rohil 0
- Tertunggak Pajak Tiga SPBU Dipasang Penutupan Totem Reklame0
- Jual Hasil Curian Dengan Pemiliknya,Pencuri Diborgol Polisi0
_Black11.png)









