- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
IHSG Berpotensi Bangkit Jelang Akhir Pekan

(MoneyKompas.com)
Vokalonline.com Dilansir dari CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan Jumat (9/4). Penguatan mengkonfirmasi kebalikan arah (rebound) setelah tren turun indeks saham beberapa waktu terakhir.
Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menyebut penguatan indeks terjadi setelah berhasil menembus resistance MA5.
Secara teknikal, lanjut dia, IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan dengan rentang pergerakan di 6.018-6.118. "Indikator MACD potensi cross over positif pada area udervalue. Sehingga, secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan," ujarnya seperti dikutip dari riset, Jumat (9/4).
Adapun saham-saham yang dapat dicermati menurut dia, yakni ADHI, ADRO, ANTM, BBRI, BBTN, DOID, HMSP, INDY, MIKA, MNCN, PGAS, PTPP, SRIL, dan UNVR.
Sepaham, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya melihat peluang pertumbuhan indeks dalam jangka pendek.Pada perdagangan akhir pekan ini, indeks akan diwarnai oleh fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga komoditas.Pun demikian, perkiraannya, IHSG melaju di rentang support 5.827 dan resistance 6.088.
"Peluang kenaikan jangka pendek masih terlihat cukup besar, mengingat hingga saat ini para investor asing masih mencatatkan capital inflow secara ytd," terang dia.
Pada perdagangan sebelumnya, yakni Kamis (8/4), IHSG menguat ke 6.071 atau naik 35,1 poin atau 0,58 persen. Pelaku pasar asing mencatatkan jual bersih atau net sell di seluruh pasar sebesar Rp503,11 miliar.
(wel/bir)
Berita Terkait :
- BUMN Rangkul KBR Bangun Mega Proyek Bukit Algoritma0
- Alumni Kartu Prakerja Dapat KUR Super Mikro dari Pemerintah0
- Sanksi Pemudik yang Nekat Mudik Naik Mobil0
- Sri Mulyani Akui Bantuan ke Pengusaha di Bali Belum Maksimal0
- Ahok Ketemu Gibran Bahas Penghapusan Premium0
_Black11.png)









