- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
Bocah Lima Tahun Tewas Di Kolam, Ini Kronologinya

Rokan Hilir, VokalOnline.Com - Aditiya Al FaQih (5) seorang anak lelaki kecil anak dari Ayub Khan warga Sukajadi Melayu Tengah Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan di temukan tak bernyawa di Kolam milik Pesantren Al-Bariyah.
Kolam yang terketak di Jalan Sukajadi RT 008 RW/ 002 Kepenghuluan Melayu Tengah Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan Rohul pada Jumat (23/9/2022) kemaren.
Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto SH,Sik,Msi melalui Kasubbag Humas Polres Rokan Hilir, AKP Juliandi SH membenarkan adanya peristiwa naas yang dialami, Minggu (25/9/2022) adanya seorang anak lelaki mengalami musibah di kolam tersebut.
Menurut AKP Juliandi SH, berdasarkan keterangan Sariyono tukang bangunan di Pesantren Al - Bariyah, ia mendengar suara minta tolong. Sariyono bersama rekanya menjumpai anak-anak yang meminta tolong dan bertanya apa yang terjadi.
Salah seorang dari anak kecil itu menyebutkan seorang temannya hilang di kolam. " Sariyono dan teman sekerjanya bersama Alif ( 5), Irfan (5) dan Rayen (5 ) teman bermain korban menuju kolam naas tersebut, " ucap AKP Juliandi SH.
AKP Juliandi SH menambahkan lagi pada saat mencebur ke kolam buruh tersebut menemukan Aditya AL Faqih di dasar dalam kondisi dalam kondisi tidak sadarkan diri. " Tubuh anak tersebut di angkat ke atas lalu dibawa saksi ke rumah terdekat ke Pesantren Al-Bariyah. Ibu korban datang lalu membawanya ke Rumah Sakit 838 tapi nyawa korban tak dapat di selamatkan, " kenang Kasubbag Humas Polres Rohil ini.
Informasi dirangkum, Minggu (25/9/2022) saat di Rumah Sakit Ayub Khan orang tua Aditiya menolak dilakukan otopsi anaknya dan membuat surat pernyataan penolakan
Otopsi. Karena keluarga ikhlas menerima musibah yang terjadi dan menyelenggarakan prosesi pemakaman anaknya di TPU Muslim terdekat. (Yan)
Berita Terkait :
- Kebakaran Di Bagan Jawa Satu Rumah Hangus, Tiga Terpaksa Dirusak 0
- Pemilik Senpi Rakitan Di Baganbatu Diperiksa Intensif0
- Kapolres AKBP Andrian Pramudianto Sertijab Kasatreskrim Polres Rohil0
- Pelaku Sabu Diringkus Polsek Panipahan, 11.55 Gram Diamankan0
- Diduga Tak Miliki Izin, Pengusaha Galian C Diamankan Polisi0
_Black11.png)









